Berita  

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Hati-hati Jebakan Tawaran Pinjol Ilegal!

π»π‘Žπ‘‘π‘–-β„Žπ‘Žπ‘‘π‘– π½π‘’π‘π‘Žπ‘˜π‘Žπ‘› π‘‡π‘Žπ‘€π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘› π‘ƒπ‘–π‘›π‘—π‘œπ‘™ πΌπ‘™π‘’π‘”π‘Žπ‘™, π½π‘’π‘™π‘Žπ‘›π‘” πΏπ‘’π‘π‘Žπ‘Ÿπ‘Žπ‘›. (πΉπ‘œπ‘‘π‘œ πΌπ‘›π‘ π‘‘π‘Žπ‘”π‘Ÿπ‘Žπ‘š @π·π‘’π‘‘π‘’π‘˜π‘‘π‘–π‘“π‘–π‘›π‘‘π‘œπ‘›π‘’π‘ π‘–π‘Ž)

Indo1.id – Menjelang Lebaran, masyarakat di Indonesia harus tetap waspada dengan penawaran pinjaman online ilegal atau pinjol ilegal.

Chief Information Officer Investree, Dickie Widjaja mengatakan bahwa kebutuhan pembiayaan masyarakat diprediksi akan meningkat menjelang Lebaran.

Namun, masyarakat harus lebih bijak dalam memilih layanan pinjaman online.

Investree sendiri fokus menyalurkan pembiayaan produktif bagi segmen UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

Namun, setiap penyelenggara fintech lending juga mengusung kampanye yang sama untuk menghindarkan masyarakat dari pinjol ilegal.

Baca Juga :  Mal Diperkirakan akan Penuh Sesak Saat Ramadhan dan Idul Fitri.

Salah satunya adalah dengan mengedukasi bahwa fintech lending yang legal hanya boleh mengakses camera, microphone, dan location atau disingkat camilan. Jika ada penawaran pinjaman yang meminta Facebook atau SMS, maka pinjaman tersebut bisa dipastikan dari pinjol ilegal.

Dickie menjelaskan bahwa edukasi ini terus dilakukan pihak penyelenggara fintech lending legal kepada masyarakat luas. Namun, situasi masyarakat yang kesulitan dalam hal kebutuhan dana juga tidak bisa disalahkan. Dickie menekankan bahwa jika calon peminjam tidak punya pilihan lain, maka hampir pasti akan ke pinjol ilegal. Oleh karena itu, masyarakat harus bijak dalam memilih layanan pinjaman online.

Baca Juga :  Hasil Poling Bursa Cagub Jawa Tengah Nama Gibran dan Dico Di Pasangkan, Hasilnya Begini !

Tantangan dalam memberantas pinjol ilegal di Indonesia cukup pelik. Ketika kebutuhan akses pendanaan dari masyarakat belum bisa ditangkap pelaku jasa keuangan, disana pangsa bagi pinjol ilegal menjalankan aksinya.

Selain itu, kemudahan dan kelincahan pinjol ilegal juga menjadi tantangan. Edukasi yang masif melalui kerja sama semua pihak mesti di orkestrasi lebih lanjut. Tingkat literasi keuangan yang masih rendah juga harus ditingkatkan untuk meningkatkan inklusi keuangan nasional.

Tinggalkan Balasan