Indo1.id – AC Milan mengumumkan secara resmi bahwa mereka telah memecat Paolo Maldini dari posisi direktur teknik klub.
Keputusan ini diambil setelah Maldini terlibat pertengkaran dengan pemilik klub, Gerry Cardinale, terkait kebijakan transfer.
Maldini, yang merupakan legenda AC Milan dan pernah memenangkan tujuh gelar Serie A dan lima gelar Liga Champions bersama klub tersebut, menjabat sebagai direktur teknik sejak 2019.
Di bawah kepemimpinannya, AC Milan berhasil kembali ke Liga Champions setelah tujuh tahun absen dan meraih scudetto pada musim 2021-2022.
Namun, hubungan Maldini dengan Cardinale memburuk pada musim ini, ketika AC Milan gagal mempertahankan gelar liga dan tersingkir di babak 16 besar Liga Champions.
Maldini menyalahkan Cardinale karena tidak mau mengeluarkan dana lebih besar untuk memperkuat skuad, sementara Cardinale merasa tidak dihormati oleh Maldini yang sering mengkritik keputusannya.
Puncaknya terjadi pada Senin (5/6/2023), ketika Maldini dan direktur sepak bola Ricky Massara bertemu dengan Cardinale di sebuah hotel di pusat kota Milan. Pertemuan tersebut berakhir dengan perdebatan sengit dan pemecatan Maldini dan Massara ikut resign dari jabatan mereka.
“AC Milan mengumumkan bahwa Paolo Maldini mengakhiri perannya bersama klub, efektif per 5 Juni 2023,” demikian tertulis dalam pernyataan resmi AC Milan.
“Kami berterima kasih kepadanya atas pengabdian selama bertahun-tahun, berkontribusi untuk kembali ke Liga Champions dan memenangkan scudetto pada 2021-2022.”
“Tugas sehari-harinya akan dijalankan oleh tim yang bekerja dalam integrasi erat bersama pelatih tim utama, yang pada akhirnya melapor kepada CEO.”
Pemecatan Maldini ini mengejutkan banyak pihak, terutama para pemain dan penggemar AC Milan yang menganggapnya sebagai simbol klub. Beberapa pemain inti seperti Tomori, Theo Hernandez, Sandro Tonali, Mike Maignan, dan Rafael Leao dikabarkan tidak percaya dan shock dengan keputusan tersebut.
Kini fans Milan akan menghadapi isu eksodus pemain bintangnya. Karena beberapa pemain inti memang mau bergabung ke Milan oleh ajakan Paolo Maldini.
Maldini sendiri belum memberikan komentar apapun terkait pemecatannya. Belum diketahui apakah ia akan melanjutkan karirnya di dunia sepak bola atau tidak.
Sementara itu, AC Milan dikabarkan akan menunjuk Geoffrey Moncada sebagai direktur teknik sementara hingga menemukan pengganti permanen untuk Maldini.
Pemecatan Maldini ini bisa menjadi awal dari kemunduran AC Milan yang baru saja merasakan kembali kejayaannya. Tanpa sosok Maldini yang memiliki visi dan misi jelas untuk klub, AC Milan bisa kehilangan arah dan identitasnya.
Apalagi jika Cardinale tidak mau mengeluarkan dana lebih banyak untuk bersaing dengan klub-klub besar lainnya.
Apakah ini akhir dari sang legenda di Rossoneri? Ataukah ia akan kembali lagi suatu hari nanti? Hanya waktu yang bisa menjawabnya.














