Indo1.id II Melihat belalang yang tergantung di pinggir jalan memang cukup bikin bergidik. Namun, saat mencoba mencicipi mungkin kamu akan ketagihan.
Pasalnya serangga ini memiliki cita rasa yang gurih, renyah dan kenyal. Enggak heran, kalau beberapa orang memilih belalang goreng menjadi camilan favorit.
Tepatnya, Di Gunungkidul, Yogyakarta jangan heran kalau di sepanjang jalan kamu melihat belalang tergantung di lapak kecil pedagang.
Jika biasanya serangga ini dianggap hewan yang mengganggu namun di Gunungkidul hewan ini justru menjadi camilan yang menggugah selera.
Tak hanya enak dan nikmat di lidah saja, mengonsumsi belalang goreng rupanya juga baik untuk kesehatan. Belalang memiliki sumber protein dan tinggi kalsium.
Tentunya tidak sembarang belalang bisa diolah menjadi camilan yang renyah ini.
Belalang goreng khas Gunungkidul dari jenis belalang kayu yang berwarna cokelat. Hanya belalang ini yang memiliki cita rasa bagus.
Proses pengolahan belalang cukup mudah, belalang tersebut dibersihkan bagian sayap, kaki yang berduri dan jeroan. Setelah bersih, belalang ditambahkan dengan bumbu dapur. Selanjutnya, belalang digoreng dengan minyak panas hingga berwarna kuning kecokelatan.
Dilansir dari berbagai sumber, mengonsumsi belalang bisa menurunkan kolesterol. Daging belalang memiliki protein tinggi tapi rendah mineral dan kolesterol.
Bagi beberapa orang, belalang goreng termasuk kuliner ekstrem. Namun, bagi orang-orang Gunungkidul memakan belalang goreng adalah hal yang biasa. Mereka seringkali mengonsumi belalang goreng sebagai camilan maupun lauk makan bersama nasi saat di rumah.








