Ekonomi Indonesia, Dapat Acungan Jempol Dari Dunia

  • Bagikan
πΈπ‘˜π‘œπ‘›π‘œπ‘šπ‘– πΌπ‘›π‘‘π‘œπ‘›π‘’π‘ π‘–π‘Ž, π·π‘Žπ‘π‘Žπ‘‘ π΄π‘π‘’π‘›π‘”π‘Žπ‘› π½π‘’π‘šπ‘π‘œπ‘™ π·π‘Žπ‘Ÿπ‘– π·π‘’π‘›π‘–π‘Ž. (𝐡𝑖𝑠𝑛𝑖𝑠 π‘“π‘œπ‘‘π‘œ)

“Kenaikan nilai tukar ini juga mengonfirmasi bahwa kestabilan makroekonomi, pemulihan ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi memberikan keyakinan yang kuat terhadap perekonomian Indonesia,” jelas Sri Mulyani.

Penguatan nilai tukar rupiah ini juga berdampak pada perkembangan pasar obligasi Indonesia. Hingga saat ini, arus modal masuk mencapai Rp59,07 triliun, dengan Rp4,16 triliun di antaranya masuk pada bulan April 2023.

Baca Juga :  Indonesia Relatif Mampu Menjaga Stabilitas Ekonomi Di Tengah Guncangan Ekonomi Global.

Selain itu, kepemilikan asing dalam Surat Berharga Negara (SBN) pada bulan Mei 2023 meningkat dari 14,36 persen menjadi 15,2 persen. “Ini tentu merupakan faktor yang menstabilkan, karena pada saat yang sama kepemilikan SBN masih berada di sektor perbankan yang telah melakukan aktivitas pemberian pinjaman,” tambahnya.

“Selisih yield mata uang lokal Indonesia dengan US Treasury 10 tahun mengalami penurunan sebesar 274 basis poin. Angka ini sangat rendah jika dibandingkan dengan situasi pada bulan Januari yang lalu, di mana selisihnya antara yield mata uang lokal 10 tahun dengan US Treasury 10 tahun mencapai 474 basis poin,” sambungnya.

Baca Juga :  Uang Logam Rp 1000 Gambar Kelapa Sawit Heboh Dijual Puluhan Juta.

Sementara itu, di pasar saham, Indonesia berhasil menarik arus modal masuk senilai Rp23,29 triliun sepanjang tahun ini.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan