Ragam  

Orang Tidak Akan Tenggelam di Laut Mati, Lho Kok Bisa?

Wisatawan sedang menikmati air laut dengan mengapung di laut mati. (Foto: Jordan Traveling)

Indo1.id – Laut Mati adalah danau garam yang terletak di antara Israel, Yordania, dan Palestina.

Laut Mati memiliki nama yang unik karena tidak ada makhluk hidup yang bisa bertahan di dalamnya.

Hal ini disebabkan oleh kadar garam yang sangat tinggi, yaitu sekitar 34 persen.

Kadar garam ini membuat Laut Mati memiliki sifat yang luar biasa, yaitu membuat orang yang berenang di dalamnya tidak akan tenggelam.

Mengapa orang tidak akan tenggelam di Laut Mati? Jawabannya terletak pada konsep massa jenis.

Massa jenis adalah perbandingan antara massa dan volume suatu benda atau zat. Semakin besar massa jenis suatu benda atau zat, semakin berat dan padat ia.

Baca Juga :  Turbulensi Pesawat Singapore Airlines, Apa Itu dan Kenapa Bisa Terjadi?

Sebaliknya, semakin kecil massa jenis suatu benda atau zat, semakin ringan dan kurang padat ia.

Air di Laut Mati memiliki massa jenis yang lebih besar daripada air biasa karena kandungan garam dan mineral yang tinggi.

Massa jenis air di Laut Mati adalah sekitar 1,24 kg/L, sedangkan massa jenis air biasa adalah sekitar 1 kg/L.

Tubuh manusia memiliki massa jenis yang lebih kecil daripada air di Laut Mati, yaitu sekitar 0,985 kg/L.

Ketika tubuh manusia berada di dalam air, terjadi gaya apung yang mendorong tubuh ke atas.

Gaya apung ini sebanding dengan berat air yang dipindahkan oleh tubuh.

Baca Juga :  Weton Menurut Primbon Jawa: Memahami Keberuntungan Berdasarkan Hari Kelahiran

Jika massa jenis tubuh lebih besar daripada massa jenis air, maka gaya apung tidak cukup untuk menahan berat tubuh dan tubuh akan tenggelam.

Jika massa jenis tubuh sama dengan massa jenis air, maka gaya apung sama dengan berat tubuh dan tubuh akan melayang di dalam air.

Jika massa jenis tubuh lebih kecil daripada massa jenis air, maka gaya apung lebih besar daripada berat tubuh dan tubuh akan mengapung di permukaan air.

Karena massa jenis tubuh manusia lebih kecil daripada massa jenis air di Laut Mati, maka gaya apung yang bekerja pada tubuh manusia lebih besar daripada berat tubuhnya.

Baca Juga :  Wow, Tenyata ada Ritual Buang Sial dengan Membuang Celana Dalam di Gunung Sanggabuana, Tertarik?

Hal ini membuat tubuh manusia tidak bisa tenggelam dan hanya bisa mengapung di permukaan air.

Ini adalah fenomena alam yang unik dan menarik yang hanya bisa ditemukan di Laut Mati.

Namun, berenang di Laut Mati juga memiliki risiko tersendiri.

Karena kadar garam yang sangat tinggi, air di Laut Mati bisa menyebabkan iritasi pada kulit, mata, hidung, dan mulut jika terkena.

Selain itu, air di Laut Mati juga bisa menyebabkan dehidrasi jika tertelan.

Oleh karena itu, orang yang berenang di Laut Mati harus berhati-hati dan menjaga kesehatannya.

Tinggalkan Balasan