Indo1 Regional – Wali Kota Depok Mohammad Idris menyatakan bahwa pihaknya akan memberikan bantuan kepada para korban kecelakaan maut di wilayah Nagrok, Ciater, Subang Jawa Barat.
“Yang meninggal masing-masing mendapat Rp 10 juta, dan korban luka-luka akan digratiskan biaya perawatan,” ujar Wali Kota Idris pada Minggu (19/1).
Wali Kota Idris menjelaskan bahwa korban kecelakaan di Subang merupakan kader terbaik posyandu Kota Depok. Dimana, para kader posyandu tersebut hendak berlibur ke wilayah gunung Tangkuban Perahu, Jawa Barat.
“Mereka kader posyandu terbaik, selain berlibur juga sekalian lepas sambut salah satu bidan yang dimutasi ke wilayah lain,” ungkap Idris.
Sebagaimana yang diketahui, kecelakaan tunggal tersebut terjadi di jalan umum jurusan Bandung-Subang, yakni di Kp Nagrok, Desa Palasari, Ciater, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Kecelakaan maut ini terjadi pada Sabtu (18/1) sekitar pukul 17.15 WIB.
Bus pariwisata PO Purnama Sari dengan nopol E 7508 W ini diketahui terguling saat melintas dari Bandung ke Subang. Akibat kecelakaan ini, 8 orang penumpang meninggal, 32 orang luka berat, dan 18 lainnya mengalami luka ringan.
“Saat ini semua korban sudah dibawa kembali ke Depok, untuk yang luka berat dirawat di RSUI, sementara luka ringan di RSUD Kota Depok,” terang Idris. (I1AA12)








